RRI BANTEN 94,9 FM

Embay: Koruptor Merupakan Orang yang Pemahaman Agamanya Lemah

Tinggalkan komentar

Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah meninggalkan Gedung KPK usai memenuhi panggilan KPK di Jakarta, Selasa (10/12). (sumber: Antara)

Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah meninggalkan Gedung KPK usai memenuhi panggilan KPK di Jakarta, Selasa (10/12). (sumber: Antara)

RRI Banten (17/12) – Orang-orang yang terlibat dalam kasus korupsi menandakan pemahaman agama orang tersebut sangat lemah. Demikian diungkapkan salah satu tokoh Banten Embay Mulyasarif kepada RRI di serang ketika diminta pendapatnya atas penetapan tersangka gubernur banten Ratu Atut Choosiyah Oleh KPK.

Menurutnya, dengan penetapan tersangka Atut oleh KPK, bisa dijadikan pelajaan bagi setiap pejabat yang ada di Banten. Karena setiap kesalahan yang dibuat, pasti akan ada konsekwensi yang diterima diatas hukum.

“Semoga ini bisa menjadi pelajaran bagi pejabat yang ada di Banten. Jadi mereka harus mikir brulang-ulang untuk berbuat seperti itu. Karena setiap perbuatan pasti ada pertanggungjawabannya,” katanya.

Oleh sebab itu Embay juga menghimbau kepada semua masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan bersama. Karena jika terjadi saling serang atas penetapan tersangka Atut, maka dampaknya  masyarakat Banten sendiri yang akan merasakan.

“Saya menghimbau kepada semua masyarakat untuk bisa menahan diri baik yang pro maupun yang kontra. Saya juga dapat kabar ada mahasiswa yang akan cukur rambut, tapi jika bisa dilakukan denga tertib. Karena mereka di kuliahkan oleh orang tua untuk belajar yang benar,” pintanya.

Seperti di ketahui Komisi pemberantasan korpusi telah menetapkan Gubernur Banten Ratu Atut Choosiyah sebagi tersangka. Atut di jerat dengan Pasal 6 Ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Dalam kasus tersebut tersangka dinyatakan secara bersama-sama atau turut serta dengan tersangka TCW dalam kasus suap terhadap Ketua MK Akil Mochtar.

Hingga berita dibuat, kedaiman Atut di jalan Bahayangkara Kota Serang masih dipadati awak media lokal dan nasional. Sementara di pintu gerbang terpantau sejumlah petugas Satpol PP masih terus berjaga-jaga.

Penulis: rribanten

Keinginan hadirnya Stasiun RRI Serang sejak Banten itu menjadi daerah otonom terpisah dari Jawa Barat pada tahun 2000 akhirnya menjadi kenyataan. Hari ini, melalui gelombang 94,9 FM, RRI Serang mulai menyapa publik kota Serang dan sekitarnya. Dalam siaran perdananya dipandu penyiar Asih Ryanda, RRI Serang menyemarakkan siaran hiburan musik pop dan informasi terkini untuk warga Serang. “Kita berharap, warga Banten dan sekitarnya yang terjangkau siaran RRI Serang bisa terhibur dan mendapatkan informasi. Untuk siaran perdana ini kami mengangkat beragam konten informasi, diantaranya seputar persiapan siswa SLTA dan MA di Banten menjelang pelaksanaan ujian nasional yang akan dimulai hari Senin 16 April 2012 lusa,”kata Heryoko, Koordinator konten siaran, di Kota Serang, Sabtu (14/4). Lebih jauh, Heryoko yang juga Kepala Seksi Liputan dan Redaksi RRI Jakarta ini mengatakan, dengan siaran interaktif, dimana warga Serang bisa memberikan tanggapan langsung ke penyiar, kami berusaha memberikan motivasi belajar para peserta ujian agar tercipta ujian nasional yang jujur. Di bawah koordinasi koordinator teknik Maryoto, siaran perdana RRI Serang sukses dilakukan dari studio RRI Serang di kompleks Pendopo Gubernur Banten.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s