RRI BANTEN 94,9 FM

Agum Gumerlar Sedih Lihat TNI dan Polri Terkesan tidak Akur

Tinggalkan komentar

 

Suasana pembukaan Musda Pepabri Provinsi Banten yang dilangsungkan di aula Setada II Pemkab Serang, Senin (2/12).

Suasana pembukaan Musda Pepabri Provinsi Banten yang dilangsungkan di aula Setada II Pemkab Serang, Senin (2/12).

RRI Banten (02/12) – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus lebih harmonis lagi dalam dalam mengawal kebhidupan berbangsa dan bernegara.

Apalagi polisi dan tentara memiliki tugas dan fungsi untuk menjaga ketertiban dan keamanan negara. Sehingga jika kedua institusi tersebut harmonis, maka kedudukan Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak mudah diperpecah oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Melalui Pepabri ini saya berharap TNI dan Polri bisa lebih harmonis lagi,” Demikian diungkapkan ketua DPP Purnawirawan dan Warakauri TNI dan Polri (Pepabri) Jenderal  (Pur) TNI Agum Gumelar ketika membuka Musyawarah Daerah (Musda) II Pepabri Provinsi Banten di Serang.

Menurut Agum, pihaknya merasa miris melihat prilaku oknmum TNI dan PolrI yang terkesan tidak akur. Karena beberapa waktu lalu, diantara keduanya kerapkali terlibat saling serang. Padahal hal itu  sangat bertentangan dengan fungsi tugas dari kedua isntitusi keamanan, dalam mengawal kedamaian dan perdamaian negara.

“Jika tentara dan Polisi sudah tidak akur, maka mau dibawa kemana negara ini,” lanjutnya.

Bahkan Agum mengaku sedih atas tindakan saling serang antara aparat yang terjadi di sebagian wilayah.

“Terus terang saya sedih melihat aparat saling serang, seperti di Karawang beberapa waktu lalu,” katanya.

Untuk itu dalam kesempatan tersebut Agum meminta kepada pimpinan Polri dan TNI, untuk terus menjaga hubungan harmonis dan saling kerjsama dalam menjaga ketertiban dan keamanan negara.

“Tingkatkan kerjsama antara TNI dan Polri, denga demikian keutuhan NKRI tetap terjaga,”pintanya.

Lebih dari itu lanjut mantan Menhub ini menyatakan, Kapolri dan Panglima TNI juga harus bertindak tegas atas sikap angggotanya yang sudah melanggar ketentuan. Karena dengan begitu diharapkan adanya efek jera atas prilaku oknum yang berbuat semaunya tanpa ada komando dari pimpinan tertinggi.

“Pimpinan TNI dan Polri harus bertindak tegas jika ada anggotanya yang melakukan aksi di luar ketentuan tanpa ada perintah atasan langsung. Tidak ada pembenaran atas kesalahan apapun,” pungkas Agum.

Penulis: rribanten

Keinginan hadirnya Stasiun RRI Serang sejak Banten itu menjadi daerah otonom terpisah dari Jawa Barat pada tahun 2000 akhirnya menjadi kenyataan. Hari ini, melalui gelombang 94,9 FM, RRI Serang mulai menyapa publik kota Serang dan sekitarnya. Dalam siaran perdananya dipandu penyiar Asih Ryanda, RRI Serang menyemarakkan siaran hiburan musik pop dan informasi terkini untuk warga Serang. “Kita berharap, warga Banten dan sekitarnya yang terjangkau siaran RRI Serang bisa terhibur dan mendapatkan informasi. Untuk siaran perdana ini kami mengangkat beragam konten informasi, diantaranya seputar persiapan siswa SLTA dan MA di Banten menjelang pelaksanaan ujian nasional yang akan dimulai hari Senin 16 April 2012 lusa,”kata Heryoko, Koordinator konten siaran, di Kota Serang, Sabtu (14/4). Lebih jauh, Heryoko yang juga Kepala Seksi Liputan dan Redaksi RRI Jakarta ini mengatakan, dengan siaran interaktif, dimana warga Serang bisa memberikan tanggapan langsung ke penyiar, kami berusaha memberikan motivasi belajar para peserta ujian agar tercipta ujian nasional yang jujur. Di bawah koordinasi koordinator teknik Maryoto, siaran perdana RRI Serang sukses dilakukan dari studio RRI Serang di kompleks Pendopo Gubernur Banten.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s