RRI BANTEN 94,9 FM

Mahasiswa: Banten Dijadikan Lahan Surga bagi para Koruptor

Tinggalkan komentar

 

 

Sejumlah mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Serang (Hamas) ketika melakukan aksi tidur di jalan, di depan gerbang kantor Kejati Banten. Ini dilakukan sebagai simbol matinya jajaran Kejati Banten dalam mengusut sejumlah kasus korupsi di Banten, Rabu (13/11).

Sejumlah mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Serang (Hamas) ketika melakukan aksi tidur di jalan, di depan gerbang kantor Kejati Banten. Ini dilakukan sebagai simbol matinya jajaran Kejati Banten dalam mengusut sejumlah kasus korupsi di Banten, Rabu (13/11).

RRI Banten (13/11) – Provinsi Banten sudah dianggap sebagai lahan surga bagi para koruptor. Hal ini didasarkan banyaknya temuan tentang sejumlah kasus yang muncul tentang korupsi yang terjadi di Banten. Bahkan kasus terakhir dan diperlukan upaya nyata dari aparat penegak hukum adalah kasus dugaan korupsi rencana proyek pembangunan sport center di Kota Cilegon.

Demikian terungkap ketika sejumlah mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Serang (Hamas), melakukan akasi unjuk rasa di depan Kejaksaan Tinggi banten di Jalan Raya Pendeglang Kramat Pal 4 Curug Kota Serang, Rabu (13/11).

Korrdinator aksi  Sobari kepada RRI disela aksinya menuturkan, indikasi dugaan korupsi proyek sport center terlihat jelas. Pasalanya dalam pengadaan lahan seluas satu hektar itu, pemerintah sudah menghabiskan anggaran sebesar 6 milyar.

“Parahnya lagi surat perintah kerja belum diterbitkan, namuan pembangunan proyek sudah berjalan,” tuturnya.

Dengan demikian lanjut Sobari, hal itu sangat jelas terdapat adanya indikasi korupsi dalam pembangun sport center di wilayah Cilegon.

“Banyak kejanggalan yang terjadi pada proyek pembangunan sport center, salah satunya adalah pengadaan lahan,” lanjutnya.

Sobari juga mengatakan, jika tidak ada tindakan dari aparat penegak hukum di wilayah Banten, maka dikhawatirkan kasus Hambalang yang melibatkan sejumlah nama politikus nasional bisa terjadi pula di Banten.

“Kami memastikan jika tidak ada langkah preventif dari pengek hukum, maka kasus Hambalang bisa terjadi di Banten. Mencegah lebih  baik daripada mengobati,” kat Sobari.

Untuk itu mahasiswa meminta kepada kejaksaan tinggi Banten, untuk segera mengusut dugaan korupsi pada proyek pembanguan sprot center di Cilegon.

Bahkan dalam kesempatan itu secara khusus mahasiswa menyuarakan pengehentian sementara proyek pembangunan sport center, dan melakukan proses administrsi ulang trkait permasalahan tersebut

Penulis: rribanten

Keinginan hadirnya Stasiun RRI Serang sejak Banten itu menjadi daerah otonom terpisah dari Jawa Barat pada tahun 2000 akhirnya menjadi kenyataan. Hari ini, melalui gelombang 94,9 FM, RRI Serang mulai menyapa publik kota Serang dan sekitarnya. Dalam siaran perdananya dipandu penyiar Asih Ryanda, RRI Serang menyemarakkan siaran hiburan musik pop dan informasi terkini untuk warga Serang. “Kita berharap, warga Banten dan sekitarnya yang terjangkau siaran RRI Serang bisa terhibur dan mendapatkan informasi. Untuk siaran perdana ini kami mengangkat beragam konten informasi, diantaranya seputar persiapan siswa SLTA dan MA di Banten menjelang pelaksanaan ujian nasional yang akan dimulai hari Senin 16 April 2012 lusa,”kata Heryoko, Koordinator konten siaran, di Kota Serang, Sabtu (14/4). Lebih jauh, Heryoko yang juga Kepala Seksi Liputan dan Redaksi RRI Jakarta ini mengatakan, dengan siaran interaktif, dimana warga Serang bisa memberikan tanggapan langsung ke penyiar, kami berusaha memberikan motivasi belajar para peserta ujian agar tercipta ujian nasional yang jujur. Di bawah koordinasi koordinator teknik Maryoto, siaran perdana RRI Serang sukses dilakukan dari studio RRI Serang di kompleks Pendopo Gubernur Banten.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s