RRI BANTEN 94,9 FM

Bawaslu Banten Temukan Ratusan Pelanggaran Pemasangan Alat Peraga Caleg

Tinggalkan komentar

 

suasana acara sosilaisasi yang bertemakan "menyelamatkan pemilu Indonesia" yang digelar oleh Bawaslu Banten di salah satu rumah makan di Serang, Jum'at (8/11).

Suasana acara sosilaisasi yang bertemakan “menyelamatkan pemilu Indonesia” yang digelar oleh Bawaslu Banten di salah satu rumah makan di Kota Serang, Jum’at (8/11).

RRI Banten (08/11) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banten menemukan ratusan pelanggaran administratife terkait pemasangan alat peraga yang dilakukan para calon anggota DPR RI dan DPRD di wilayah Banten.

Tercatat sebanyak 89 pelanggaran calon anggota DPR RI dalam memasang baliho dan spanduk. Sedangkan 170 pelanggaran yang dilakukan oleh calon anggota dprd banten.

Anggota Bawaslu Banten Eka Setyalaksana kepada RRI di sela acara sosilaisasi yang bertemakan menyelamatkan pemilu Indonesia di salah satu rumah makan di Serang menjelaskan, pelanggaran yang dilakukan oleh sejumlah partai melalui calegnya masing-masing membuktikan masih kurangnya pemahaman mereka terakit peraturan kpu nomor 15 tahun 2013.

“Padahal dalam peraturan tersebut disebutkan, pemasangan alat peraga seperti baliho dan spanduk tidak diperbolehklan di pasang di tempat-tampat umum. Dari data tim internal Bawaslu menemukan sejumlah pelangaran yang didominasi oleh partai-partai besar,”kata Eka

Selain itu lanjut Eka, pemasangan alat peraga juga diharuskan memasang 1 alat peraga dalam satu kelurahan.

“Kenyataannya tidak sedikit para caleg yang melangar ketentuan PKU nomor 15 tahun 2013. Karena sebagain mereka memasang alat peraga berbarengan. Artinya meskipun dalam satu sapanduk atau baliho, tapi ada 2 orang yang terpampang, maka terhitung 2 alat peraga,” lanjut Eka.

Komisiener KPU Banten Pokja kampanye Saeful Bahri mengatakan, KPU di kabupaten dan kota sudah mengeluarkan SK terkait zona pemasangan baliho dan spanduk satu kelurahan satu alat peraga. Namun kenyataannya, banyak juga memang para caleg yang memasang alat peraga lebih dari itu.

“Hal ini berdea dengan yang diberlakukan di Kota Cilegon misalnya. Karena di Kota Cilegon ditetapkan satu spanduk bisa terpasang dalam satu kecamatan,” tegas Saeful.

Saeful menambahkan, terdapat dua model pelanggaran yang dilakukan para caleg, seperti pemasangan alat peraga dan cara pemasangannya.

“Salah satu contohnya para caleg hanya diperbolehkan memasang spanduk yang berukuran 1,5×7 dalam satu wilayah. Akan tetapi banyak pula caleg memasang lebih dari ukuran yang sudah ditetapkan. Bahkan pemasangan alat peraga juga tidak memperhatikan estetika, yang pada gilirannya mengotori lingkungan dan bertentangan dengan peraturan daerah tentang tentang K3,” imbuhnya.

Sementara itu perwakilan partai Demokrat Banten Atma mengatakan, partainya tidak mengetahui secara detail tentang pemasangan alat peraga dalam satu zona. Karena pihaknya tidak diberikan tembusan mengenai hal itu. Sehingga jajaraannya juga kemudian tidak meneruskan informasi yang dimaskud kepada masing-masing calon wakil rakyat yang diusung Demokrat ditingkat bawah.

“Kami dari Demokrat sangat menyayangkan tindakan Bawaslu yang secara tiba-tiba melakukan penurunan terhadap atribut caleg. Karena meskipun KPU mengklaim pernah mengeluarkan SK terkait pembagian zona pemasangan alat peraga. Tapi kenyataannya kami belum menerimanya, tukas Atma.

Berdasarkan data Bawaslu Banten sejumlah pelanggaran yang ditemukan untuk caleg DPR RI sebanyak 89 pelanggaran diantaranya Partai Gerindra 14, PDIP 12, Nasdem 12, Golkar 10, Demokrat 10, Hanura 9, PKS 7, PPP 7, PKPI 5 dan PKB 3.

Sedangkan untuk caleg ditingkat provinsi, Bawaslu menemukan sebanyak 170 pelanggaran diantaranya partai Golkar 25,  Demokrat 20, Gerindra 20, Hanura 19, Nasdem 19, PKS 17, PDIP 16, PPP15, PAN 7, PKB 7, PBB 3 dan PKPI 2.

 

Iklan

Penulis: rribanten

Keinginan hadirnya Stasiun RRI Serang sejak Banten itu menjadi daerah otonom terpisah dari Jawa Barat pada tahun 2000 akhirnya menjadi kenyataan. Hari ini, melalui gelombang 94,9 FM, RRI Serang mulai menyapa publik kota Serang dan sekitarnya. Dalam siaran perdananya dipandu penyiar Asih Ryanda, RRI Serang menyemarakkan siaran hiburan musik pop dan informasi terkini untuk warga Serang. “Kita berharap, warga Banten dan sekitarnya yang terjangkau siaran RRI Serang bisa terhibur dan mendapatkan informasi. Untuk siaran perdana ini kami mengangkat beragam konten informasi, diantaranya seputar persiapan siswa SLTA dan MA di Banten menjelang pelaksanaan ujian nasional yang akan dimulai hari Senin 16 April 2012 lusa,”kata Heryoko, Koordinator konten siaran, di Kota Serang, Sabtu (14/4). Lebih jauh, Heryoko yang juga Kepala Seksi Liputan dan Redaksi RRI Jakarta ini mengatakan, dengan siaran interaktif, dimana warga Serang bisa memberikan tanggapan langsung ke penyiar, kami berusaha memberikan motivasi belajar para peserta ujian agar tercipta ujian nasional yang jujur. Di bawah koordinasi koordinator teknik Maryoto, siaran perdana RRI Serang sukses dilakukan dari studio RRI Serang di kompleks Pendopo Gubernur Banten.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s