RRI BANTEN 94,9 FM

Mahasiswa: Tidak “Becus” Ngurusi Diri Sendiri, Atut Diminta Mundur

Tinggalkan komentar

Ratusan mahasiswa Banten ketika melakukan aksi unjuk rasa di gedung DPRD Banten, Senin (28/10).

Ratusan mahasiswa Banten ketika melakukan aksi unjuk rasa di gedung DPRD Banten, Senin (28/10).

RRI Banten (28/10) – Jika seorang laki-laki sukses dan tidak maka yang dilihat adalah perempuan dibelakangnya. Akan tetapi jika perempuan gagal dalam kepemimpinan, maka yang dilihatnya adalah diri permpuan itu sendiri. Mungkin inilah pribahasa yang tepat untuk kepemimpinan Banten Ratu Atut Choosiyah.

Oleh sebab itu sejumlah temuan angka korupsi yang muncul di Banten, menandakan kepeimpimnan Ratu Atut Choosiyah sebagai guebrnur dinilai gagal.

Karenanya sudah selayaknya Atut untuk segera mundur dari jabatannya sebagai pimpinan daerah. Demikian terungkap ketika ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Banten melakukan aksi untjuk rasa dalam rangka hari sumpah pemuda di gedung DPRD Banten, Senin (28/10).

Salah satu mahasiswa dari IAIN Sultan Maulana Hasanudin Banten Sobari mengatakan, melalui momentum hari sumpah pemuda tahun ini, sudah selayakanya kaum pemuda bersatu untuk meruntuhkan kepemimpinan dinasti Atut saat ini.

“Bahkan masih dalam orasinya mahasiswa juga menyebutkan keterlibatan sejumlah anggota DPRD Banten dalam memuluskan setiap proyek yang dikelola keluarga Atut. Hal ini diduga kuat dengan menyebarnya foto-foto sejumlah anggota dewan dengan adik Atut Yakin Tubagus Chaeri Wardhana ketika menonton ajang F1 di Singapura,” kata Sobari dalam orasinya.

Padahal lanjut Sobari sudah selayaknya anggota dewan berfungsi sebagai suara rakyat dalam mengontrol kinerja pemerintah yang kurang baik.

“Hal itu terkandung dalam pasal 32 UU no 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah,” ungkapnya.

Salah satu mahasiswa lainnya dari Untirta Dea menyatakan, sejumlah indikasi korupsi Banten yang mengemuka saat ini adalah bansos tahun 2011 senilai 340 milyar, penerimaan hibah terhadap 68 organisasi fiktif keluarga gubernur dan angaaran rumah dinas snilai 16,14 milyar belum tuntas diselelsaikan oleh aparat penegak hukum.

“Kami meminta kepada aparat kepolisian dan kejaksaan untuk segera mengusut tuntas sejumlah penylewengan anggaran yang dilakukan oleh Atut,”lanjut Dea.

Sementara aksi mahasiswa juga dikawal oleh ratusan aparat dari kepolisian Polda Banten dan Polres Serang.

Penulis: rribanten

Keinginan hadirnya Stasiun RRI Serang sejak Banten itu menjadi daerah otonom terpisah dari Jawa Barat pada tahun 2000 akhirnya menjadi kenyataan. Hari ini, melalui gelombang 94,9 FM, RRI Serang mulai menyapa publik kota Serang dan sekitarnya. Dalam siaran perdananya dipandu penyiar Asih Ryanda, RRI Serang menyemarakkan siaran hiburan musik pop dan informasi terkini untuk warga Serang. “Kita berharap, warga Banten dan sekitarnya yang terjangkau siaran RRI Serang bisa terhibur dan mendapatkan informasi. Untuk siaran perdana ini kami mengangkat beragam konten informasi, diantaranya seputar persiapan siswa SLTA dan MA di Banten menjelang pelaksanaan ujian nasional yang akan dimulai hari Senin 16 April 2012 lusa,”kata Heryoko, Koordinator konten siaran, di Kota Serang, Sabtu (14/4). Lebih jauh, Heryoko yang juga Kepala Seksi Liputan dan Redaksi RRI Jakarta ini mengatakan, dengan siaran interaktif, dimana warga Serang bisa memberikan tanggapan langsung ke penyiar, kami berusaha memberikan motivasi belajar para peserta ujian agar tercipta ujian nasional yang jujur. Di bawah koordinasi koordinator teknik Maryoto, siaran perdana RRI Serang sukses dilakukan dari studio RRI Serang di kompleks Pendopo Gubernur Banten.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s