RRI BANTEN 94,9 FM

Tangkal Paham Radikalisme di Pesantren, Korem 064 Maulana Yusuf Gelar Penataran PPBN

Tinggalkan komentar

Danrem 064 Maulana Yususf Serang Kol Inf Dedi Kusmayadi saat memberikan pemaparan kepada ratusan santri di Ponpes Daar El-Istiqomah, Selasa (22/10).

Danrem 064 Maulana Yususf Serang Kol Inf Dedi Kusmayadi saat memberikan pemaparan kepada ratusan santri di Ponpes Daar El-Istiqomah Kota Serang, Selasa (22/10).

RRI Banten (22/10) – Dalam rangka menangkal paham radikalisme yang masuk ke pondok pesantren, Korem 064 Maulana Yusuf Serang terus menggelar Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN). Salah satu ponpes yang disasar Korem kali ini adalah pondok Pesantren Daar El-Istiqomah Kota Serang Banten, Selasa (22/10).

Danrem 064 Maulana Yusuf Serang Kol Inf Dedy Kusmayadi mengungkapkan, bahwa dunia pendidikan seperti pesantren bisa saja disusupi pemahaman radikal dari kelompk tertentu dalam waktu-waktu tertentu.

“Apalagi Banten pernah menjadi tempat orang-orang yang terlibat pelaku teroris. Untuk itu dalam kurun waktu ketiga kalinya pada tahun ini, Korem menggelar penataran di di ponpes Daar El-Istiqomah,” ungkap Dedi .

Dedi menjelaskan, keberadaan pondok pesantren merupakan tempat yang paling mudah untuk diberikan materi pendidikan bela negara. “Karena pada ponpes, memiliki waktu belajar lebih lama jika dibandingkan dengan sekolah umum lainnya,” jelasnya.

Dedi mengatakan, bahwa peran santri dalam megawal kemerdekaan terdahulu, juga menjadi pijakan bagi TNI untuk terus memberikan bimbingan dan pemahaman tentang membela negara.

“Dengan demikian santri santri sebagai salah satu sumber calon pemimpin bangsa di masa mendatang. Bisa menjadi pemimpin yang cinta tanah air, bangsa dan negara serta agamanya,” papar Danrem.

Dedi menambahkan, pendidikan bela negara juga tertuang dalam pembukaan undang-undang dasar negara 1945.

“Dengan begitu TNi salah satu unsur penting dalam mejaga keutuhan NKRI akan terus memberikan pemahaman dan pengalaman tentang bela negara yang sebenarnya,”imbuhnya.

Salah satu tokoh ulama Banten Embay Mulya Syarif menuturkan, bahwa pendidkan pendahuluan bela negara yang digagas oleh TNI dinilai sangat efektif dalam mencegah masuknya pemahaman yang salah dalam diri santri.

“Karena lanjut Embay, Bahwa Banten memiliki benang merah yang kuat atas munculnya sejumlah pelaku teror yang berasal dari Banten,” tutur Embay.

Namun demikian Embay tidak setuju dengan anggapan sejumlah kalangan yang menyebutkan bahwa ponpes sebagai tempat pendidikan bagi teroris.

“Karena dalam kenyataannya, tidak ditemukan pesantren di Banten yang digunakan untuk melatih dan memberikan pemahaman salah tentang makna jihad,” tutup Embay.

Iklan

Penulis: rribanten

Keinginan hadirnya Stasiun RRI Serang sejak Banten itu menjadi daerah otonom terpisah dari Jawa Barat pada tahun 2000 akhirnya menjadi kenyataan. Hari ini, melalui gelombang 94,9 FM, RRI Serang mulai menyapa publik kota Serang dan sekitarnya. Dalam siaran perdananya dipandu penyiar Asih Ryanda, RRI Serang menyemarakkan siaran hiburan musik pop dan informasi terkini untuk warga Serang. “Kita berharap, warga Banten dan sekitarnya yang terjangkau siaran RRI Serang bisa terhibur dan mendapatkan informasi. Untuk siaran perdana ini kami mengangkat beragam konten informasi, diantaranya seputar persiapan siswa SLTA dan MA di Banten menjelang pelaksanaan ujian nasional yang akan dimulai hari Senin 16 April 2012 lusa,”kata Heryoko, Koordinator konten siaran, di Kota Serang, Sabtu (14/4). Lebih jauh, Heryoko yang juga Kepala Seksi Liputan dan Redaksi RRI Jakarta ini mengatakan, dengan siaran interaktif, dimana warga Serang bisa memberikan tanggapan langsung ke penyiar, kami berusaha memberikan motivasi belajar para peserta ujian agar tercipta ujian nasional yang jujur. Di bawah koordinasi koordinator teknik Maryoto, siaran perdana RRI Serang sukses dilakukan dari studio RRI Serang di kompleks Pendopo Gubernur Banten.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s