RRI BANTEN 94,9 FM

Banten Belum Merdeka, Mahasiswa Tuntut Kerabat Gubernur Diadili

Tinggalkan komentar

puluhan mahasiswa yang tergabung dalam gerkan Banten untuk rakyat (Gebrak), ketika mendatangi kantor Gubernur Banten di Jl Brigjen Sjam'aun Kota Serang, Rabu (23/10). Mereka menuntut kepada penegak hukum untuk mengadili keluarga dekat Atut yang menerima dana hibah dari apbd Banten.

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam gerakan Banten untuk rakyat (Gebrak), ketika mendatangi kantor Gubernur Banten di Jl Brigjen Sjam’un Kota Serang, Rabu (23/10). Mereka menuntut kepada penegak hukum untuk mengadili keluarga dekat Atut yang menerima dana hibah dari apbd Banten.

RRI Banten (23/20) – Aksi unjuk rasa di depan pendopo gubernur Banten di di jalan Brigjen Syam’un Kota Serang Banten, Rabu (23/10), berlangsung ricuh.Kericuhan terjadi lantaran puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Banten untuk Rakyat (Gebrak) mencoba memaksa mendorong brigade polisi yang menghadang di pintu pagar gedung. Akibatnya sejumlah mahasiswa mengalami luka karena terjatuh diaspal akibat saling dorong dengan aparat.

Gelombang aksi mahasiswa tersebut dalam rangka menuntut gubernur Banten Ratu Atut Choosiyah dan keluarganya yang terindikasi menggunakan anggaran APBD dalam menjalankan organisasi yang dipimpinnya.

Salah satu mahasiswa dari IAIN Sultan Maulana Hasanudin disela aksinya Sobari menyatakan, sebagian besar anggaran APBD melalui dana hibah banyak dinikamati oleh keluarga dekat gubernur.

“Seperti diantaranya, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Banten yang diketuai sang suami Hikmat Tomet menerima anggara hibag dari pemprov Banten dengan total anggaran sebesar 750 juta, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Banten yang diketuai adik kandung gubernur Tubagus Chaeri Wardhana yang menyerap dana hibah sebesar 9 milyar, adik gubernur Ratu Tatu Chasanah yang membawahi sejumlah organisasi seperti PMI, Forum Kader Posyandu dan Gerakan Nasional Kesejehteraan Sosial (GNKS) dengan total dana hibah yang diterima sebesari 7,5 milyar, anak kandung gubernur yakni Andika Hazrumi yang mengetuai organisasi seperti Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Karang Taruna Banten, juga menerima bantuan hibah sebesar 10 milyar, sementara sang menantu yang tidak lain istri Andika Hazrumy yakni Ade Rossi Khaerunissa juga tercatat menjadi ketua sejumlah organisasi diantaranya Himpaudi, Badan Kerjsama Organisasi Wanita (BKOW) dan Pusat Pelayanan Terpadu, Pemberdayaan Peremuan dan Anak (P2TP2A) Banten juga menyerap dana hibah sebesar 5,6 milyar,” papar Sobari.

Mahasiswa juga mengungkap, berdasarkan temuan BPK tahun 2010 terdapat sebanyak 42 proyek DI Banten yang di mark up.

“Sedikitnya ada 42 proyek di Banten ini yang di Mark up. Sehingga hal itu berdampak adanya kerugian negara yang mencapai angka 1 trilyun rupiah,” jelasnya.

Tidak hanya itu, berdasarkan data ICW dari tahun 2013-2013, Banten menduduki angka korupsi pada bidang pendidikan dengan peringkat pertama, yang diketahui mengalami kerugian negara terbesar yakni mencapai angka 209 milyar rupiah.

“Ironisnya Banten yang berdiri sejak 13 tahun lalu, namun warganya belum merasakan kemerdekaan seseungguhnya,” tambahnya.

Untuk itu mahasiswa meminta kepada aparat pengeak hukum mengadili dan melakukan proses hukum atas indikasi korupsi tersebut. Sehinga rakyat Banten bisa merasakan kemerdekaan yang dicita-citakan oleh para pencetusnya 13 tahun yang lalu.

Penulis: rribanten

Keinginan hadirnya Stasiun RRI Serang sejak Banten itu menjadi daerah otonom terpisah dari Jawa Barat pada tahun 2000 akhirnya menjadi kenyataan. Hari ini, melalui gelombang 94,9 FM, RRI Serang mulai menyapa publik kota Serang dan sekitarnya. Dalam siaran perdananya dipandu penyiar Asih Ryanda, RRI Serang menyemarakkan siaran hiburan musik pop dan informasi terkini untuk warga Serang. “Kita berharap, warga Banten dan sekitarnya yang terjangkau siaran RRI Serang bisa terhibur dan mendapatkan informasi. Untuk siaran perdana ini kami mengangkat beragam konten informasi, diantaranya seputar persiapan siswa SLTA dan MA di Banten menjelang pelaksanaan ujian nasional yang akan dimulai hari Senin 16 April 2012 lusa,”kata Heryoko, Koordinator konten siaran, di Kota Serang, Sabtu (14/4). Lebih jauh, Heryoko yang juga Kepala Seksi Liputan dan Redaksi RRI Jakarta ini mengatakan, dengan siaran interaktif, dimana warga Serang bisa memberikan tanggapan langsung ke penyiar, kami berusaha memberikan motivasi belajar para peserta ujian agar tercipta ujian nasional yang jujur. Di bawah koordinasi koordinator teknik Maryoto, siaran perdana RRI Serang sukses dilakukan dari studio RRI Serang di kompleks Pendopo Gubernur Banten.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s