RRI BANTEN 94,9 FM

Ampi: System Demokrasi pada Bangsa ini Sudah Liberal

Tinggalkan komentar

Gubernen Banten Ratu Atut Choosiyah didamping adik kandungnya Ratu Tatu Chasanah dan menantunya Adde Rosi Choerunisa, ketika mengikuti acara Istigazah di Masjid Baituusshalihin Bhayangkara Kota Serang, Senin (07/10).

Gubernen Banten Ratu Atut Choosiyah didamping adik kandungnya Ratu Tatu Chasanah dan menantunya Adde Rosi Choerunisa, ketika mengikuti acara Istigazah di Masjid Baituusshalihin Bhayangkara Kota Serang, Senin (07/10).

RRI Banten (09/10) – Sistem perundang-undangan tentang pemilu sudah seharusnya di rubah oleh pemerintah. Sehingga dalam setiap pemilihan pimpinan kepala daerah tidak menjadikan sistem pemerintahan dinasti seperti halnya di Banten.

“Karena hal ini dkihawatirkan akan memunculkan polemik horizontal di tingkat masyaralat, lantaran adanya kecemburuan dari sekelompok keluarga yang menduduki posisi strategis baik di eksekutif maupun di legislatif,” kata salah satu tokoh Banten Ampi Tanujiwa dalam jumpa pers dengan sejumlah wartawan di salah satu hotel di Kota Serang, Rabu (09/10).

Ampi menyatakan, sistem demokrasi pada bangsa ini sudah liberal. Akibatnya hal itu berdampak kepada sistem pemerintahan yang dikuasai oleh sekelompok orang atau keluarga tertentu. Sementara kelompok dan keluarga yang lain tidak merasakan apapun atas kekuasaan yang sedang berlangsung.

“Hal ini juga berakitan erat dengan tertangkapnya adik Gubernur Banten yakni Tubagus Chaeri Wardana, yang pada gilirannya memunculkan aksi masa yang tidak senang dengan politik dinasti Banten,” ungkap Ampi.

Oleh sebab itu, mantan Danrem 064 Maulana Yusuf Serang itu juga menghimbau kepada mahasiswa, organisasi masayrakat dan tokoh di Banten agar tidak mengeluarkan pernyataan yang memancing emosi kelompok tertentu.

“Dengan demikian kondusifitas Banten tetap terjaga,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu Ampi juga meminta kepada Gubernur Banten, agar tetap tegar dan jangan terlalu larut dalam persoalan adiknya yang tertangkap KPK.

“Karena sebagai kepala daerah Gubernur mengemban banyak tugas yang harus diselesaikan,” tandas Ampi.

Penulis: rribanten

Keinginan hadirnya Stasiun RRI Serang sejak Banten itu menjadi daerah otonom terpisah dari Jawa Barat pada tahun 2000 akhirnya menjadi kenyataan. Hari ini, melalui gelombang 94,9 FM, RRI Serang mulai menyapa publik kota Serang dan sekitarnya. Dalam siaran perdananya dipandu penyiar Asih Ryanda, RRI Serang menyemarakkan siaran hiburan musik pop dan informasi terkini untuk warga Serang. “Kita berharap, warga Banten dan sekitarnya yang terjangkau siaran RRI Serang bisa terhibur dan mendapatkan informasi. Untuk siaran perdana ini kami mengangkat beragam konten informasi, diantaranya seputar persiapan siswa SLTA dan MA di Banten menjelang pelaksanaan ujian nasional yang akan dimulai hari Senin 16 April 2012 lusa,”kata Heryoko, Koordinator konten siaran, di Kota Serang, Sabtu (14/4). Lebih jauh, Heryoko yang juga Kepala Seksi Liputan dan Redaksi RRI Jakarta ini mengatakan, dengan siaran interaktif, dimana warga Serang bisa memberikan tanggapan langsung ke penyiar, kami berusaha memberikan motivasi belajar para peserta ujian agar tercipta ujian nasional yang jujur. Di bawah koordinasi koordinator teknik Maryoto, siaran perdana RRI Serang sukses dilakukan dari studio RRI Serang di kompleks Pendopo Gubernur Banten.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s