RRI BANTEN 94,9 FM

Atut Terdiam, Adik Tiri Atut angkat Bicara

Tinggalkan komentar

Gubernen Banten Ratu Atut Choosiyah didamping adik kandungnya Ratu Tatu Chasanah dan menantunya Adde Rosi Choerunisa, ketika mengikuti acara Istigazah di Masjid Baituusshalihin Bhayangkara Kota Serang, Senin (07/10).

Gubernen Banten Ratu Atut Choosiyah didamping adik kandungnya Ratu Tatu Chasanah dan menantunya Adde Rosi Choerunisa, ketika mengikuti acara Istigazah di Masjid Baituusshalihin Bhayangkara Kota Serang, Senin (07/10).

RRI Banten (07/10) – Meskipun gubernur Banten Ratu Atut Choosiyah sudah berani menampakan diri di khalayak ramai dengan mengahadiri istighazah. Namun orang nomor satu di Provinsi Banten itu diam seribu bahasa. Apalagi ketika sejumlah wartawan mencoba mendekat untuk meminta keterangan perihal ketidak hadirannya selama beberapa hari terakhir di Banten.

Ketatnya pengawalan dari satuan polisi pamong praja dan pengamanan pribadi membuat awak media kesyulitan untuk lebih mendekat ke gubernur Banten. Akan tetapi salah satu adik tiri Gubernur yakni Lilis Karyawati akhirnya angkat bicara ketika sejumlah wartawan mendesak dengan berondong pertanyaan. Lilis mengungkapkan, untuk saat ini pihak keluarga baru akan melakukan konsolidasi, untuk memilih pengacara atas Gubernur yang sudah dicekal KPK. Ini dilakaukan untuk membantu proses hukum kakak tirinya itu.

“Mulai hari ini pihak keluarga akan melakukan rapat internal guna memilih kuasa hukum untuk membantu proses hukum ka wawan,” ungkapnya.

Bahkan dalam kesempatan tersebut lilis mengatakan, Gubernur akan melakukan klarivikasi terhadap wartawan dalam waktu dekat ini. Namun lanjut lilis, untuk saat ini Gubernur masih belum siap secara mental. Adapun terkait menghilangnya Gubernur dalam aktivitasnya sebagai kepala daerah dalam 4 hari terkahir ini lilis menambahkan, lantaran gubernur mengalami shok berat atas tertangkapnya sang adik oleh KPK beberapa waktu lalu.

“Teteh (gubernur-red) masih shok, jadi beliau belum siap untuk ngomong di media,” tukas Lilis.

Sementara dalam istigahzah yang digelar dekat kediaman Atut di jalan bhayangkara itu merupakan bagian dari dukungan keluarga besar atas wawan yang saat ini mendekam di jeruji besi tahanan KPK. Diketahui Tubagus Chaeri Wardana alias wawan merupakan adik kandung gubernur Banten Ratu Atut Choosiyah yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, atas kasus suap terhadap ketua KPK Akil Mochtar.

Penulis: rribanten

Keinginan hadirnya Stasiun RRI Serang sejak Banten itu menjadi daerah otonom terpisah dari Jawa Barat pada tahun 2000 akhirnya menjadi kenyataan. Hari ini, melalui gelombang 94,9 FM, RRI Serang mulai menyapa publik kota Serang dan sekitarnya. Dalam siaran perdananya dipandu penyiar Asih Ryanda, RRI Serang menyemarakkan siaran hiburan musik pop dan informasi terkini untuk warga Serang. “Kita berharap, warga Banten dan sekitarnya yang terjangkau siaran RRI Serang bisa terhibur dan mendapatkan informasi. Untuk siaran perdana ini kami mengangkat beragam konten informasi, diantaranya seputar persiapan siswa SLTA dan MA di Banten menjelang pelaksanaan ujian nasional yang akan dimulai hari Senin 16 April 2012 lusa,”kata Heryoko, Koordinator konten siaran, di Kota Serang, Sabtu (14/4). Lebih jauh, Heryoko yang juga Kepala Seksi Liputan dan Redaksi RRI Jakarta ini mengatakan, dengan siaran interaktif, dimana warga Serang bisa memberikan tanggapan langsung ke penyiar, kami berusaha memberikan motivasi belajar para peserta ujian agar tercipta ujian nasional yang jujur. Di bawah koordinasi koordinator teknik Maryoto, siaran perdana RRI Serang sukses dilakukan dari studio RRI Serang di kompleks Pendopo Gubernur Banten.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s