RRI BANTEN 94,9 FM

Pemprov Banten Siapkan Kedatangan Ribuan Warga Baduy

Tinggalkan komentar

Setelah melakukan upacara Kawaluh yang ditandai dengan puasa dan melarang
orang luar masuk ke Baduy selama tiga bulan, sejak pagi hingga siang
masyarakat Adat Baduy mulai turun gunung menuju Rangkas Bitung dan Serang.
Masyarakat Baduy Dalam yang etrdiri dari tiga kampung, yaitu Cibeo,
Cikeusik dan Cikertawarna mulai berjalan kaki ke Rangkas Bitung sejak jam 4
dinihari, sedangkan masyarakat Baduy Luar dari 40 kampung berkumpul di
Ciboleger untuk turun ke Rangkas menggunakan mobil beserta hasil panen
seperti padi, petai, madu dan hasil bumi lainnya. Seperti diketahui,
masyarakat Baduy dalam tidak dibenarkan secara adat untuk naik kendaraan
dan harus berjalan kaki, sedangkan masyarakat Baduy Luar diperbolehkan naik
kendaraan. Rangkaian upacara Seba, dimulai dengan kunjungan ke Bapak Gede
di Rangkas, yaitu menemui Bupati Lebak dilanjutkan keesokkan harinya
menemui Ibu Gede yaitu Gubernur Banten Ratu Atu Choosiyah. Dalam pertemuan
Seba, biasanya masyarakat Baduy memberikan hasil panen mereka kepada
perwakilan pemerintah dan biasanya mereka juga melaporkan keinginan yang
mereka rasakan seputar kehidupan sehari-hari mereka, hingga permasalahan
yang terkadang muncul dan harus ada penyelesaian secara politis. Adapun
untuk menyambut kedatangan ribuan warga baduy pada tanggal 18 mei tersebut,
pemerintah provinsi banten sudah menyiapkan segala sesuatunya. Bahlan tenda
berukuran besar sudah disiapkan dihalaman pendopo gubernur Banten ratu atut
choosiyah. Ketika di temui RII di serang Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah
menyatakan, bahwa pihaknya sudah mempersiapkan kedatangan warga baduy dalam
budaya seba. Biasanya selain bisa brtatap muka secara langsung dengan
dirinya, warga baduy juga akan disuguhi kesenian local berupa pentas seni
wayang golek. Dalam kesempatan seba tahun ini gubernur berharap, agar
ritual seba tetap dilestarikan, karena kegiatan thunan tersebut merupakan
bagian kebudayaan local

Penulis: rribanten

Keinginan hadirnya Stasiun RRI Serang sejak Banten itu menjadi daerah otonom terpisah dari Jawa Barat pada tahun 2000 akhirnya menjadi kenyataan. Hari ini, melalui gelombang 94,9 FM, RRI Serang mulai menyapa publik kota Serang dan sekitarnya. Dalam siaran perdananya dipandu penyiar Asih Ryanda, RRI Serang menyemarakkan siaran hiburan musik pop dan informasi terkini untuk warga Serang. “Kita berharap, warga Banten dan sekitarnya yang terjangkau siaran RRI Serang bisa terhibur dan mendapatkan informasi. Untuk siaran perdana ini kami mengangkat beragam konten informasi, diantaranya seputar persiapan siswa SLTA dan MA di Banten menjelang pelaksanaan ujian nasional yang akan dimulai hari Senin 16 April 2012 lusa,”kata Heryoko, Koordinator konten siaran, di Kota Serang, Sabtu (14/4). Lebih jauh, Heryoko yang juga Kepala Seksi Liputan dan Redaksi RRI Jakarta ini mengatakan, dengan siaran interaktif, dimana warga Serang bisa memberikan tanggapan langsung ke penyiar, kami berusaha memberikan motivasi belajar para peserta ujian agar tercipta ujian nasional yang jujur. Di bawah koordinasi koordinator teknik Maryoto, siaran perdana RRI Serang sukses dilakukan dari studio RRI Serang di kompleks Pendopo Gubernur Banten.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s